news

Antara IPTEK dan Penghematan...

Seperti yang saat ini sering diberitakan di koran dan media massa lainnya yaitu banyak sekali anak-anak bangsa yang berhasil meraih penghargaan di bidang Fisika yang bertaraf Internasional. Fisika adalah cikal bakal ilmu pengetahuan yang akan membuahkan hasil suatu teknologi yang semakin maju dan canggih. Penemuan penemuan ini diciptakan tentunya dengan maksud meringankan beban dan kesulitan untuk Kehidupan semua umat manusia.

Solusi Pengusaha Pintar

Minat pengusaha untuk menambah kapasitas bisnisnya dan melakukan ekspansi usaha menunjukkan gejala penurunan. Ini ditandai dengan keengganan mereka menambah nilai kredit usaha dari perbankan meskipun catatan kredit mereka tidak cacat atau gagal bayar. Mereka khawatir barang yang mereka produksi tidak dibeli orang. Menurut Analis senior untuk Penelitian Kredit dan UMKM BI, Yunita Resmi Sari, permintaan atas kredit perbankan menurun karena kian rendahnya daya beli masyarakat. Daya beli yang rendah menyebabkan keinginan untuk ekspansi usaha semakin kecil (Sumber: Kompas 16 Maret 2009).

PHK MARAK, PERUSAHAAN GULUNG TIKAR

Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten mencatat sudah lebih dari 2000 buruh yang bekerja di Serang Timur terkena PHK. Banyak perusahaan di daerah itu tutup dengan alas an terimbas krisis ekonomi global, diantaranya PT. Frans Putratex, Panca Plasa Indo, Grand Pintalan dan Khong Guan. Selain buruh pabrik di Serang,para buruh pabrik di Cilegon juga mulai resah,diantaranya ratusan buruh pabrik kimia Dongjin di kawasan Ciwandan. Mereka Cemas dengan kebijakan perusahaan yang mengurangi jam kerja dan mulai merumahkan buruh. Menurut Ketua Serikat Pekerja PT.

COS-T LEBIH BAIK DARI PRODUK PENGHEMAT LAINNYA, KENAPA ?

Krisis yang melanda pasar global membuat masyarakat semakin selektif dalam membeli berbagai kebutuhan. Demikian pula dalam hal mencari alat yang bisa melakukan penghematan seperti dalam hal biaya pemakaian telepon di suatu perusahaan.

Mengelola pemakaian telepon dengan bijak

Tidak dipungkiri bahwa saat ini hampir semua orang tergantung pada penggunaan telepon. Hampir di setiap tempat seperti di halte bus, di kendaraan umum, di Mall, di jalan raya banyak kita lihat orang-orang yang sibuk dan asyik bertelepon. Walau saat ini makin banyak provider dari operator telekomunikasi yang berlomba lomba menawarkan tarif murah, akan tetapi jika pemakaian telepon tidak dilakukan dengan bijak dan "jor-joran" maka akan tetap saja hasilnya adalah pemborosan.

Antisipasi Dampak Krisis Global

Satu pertanyaan yang sering ditanyakan kepada para ekonom dan sekaligus sulit di jawab adalah apa yang selanjutnya bakal terjadi dengan krisis global  dan bagaimana dampaknya terhadap perekonomian Indonesia?

Tak Kenal maka Tak Sayang

Seringkali kita melakukan justifikasi tanpa melakukan observasi secara mendalam. Tetapi tentu tidak bijak juga kalau kesempatan observasi tidak dimungkinkan. Maka seperti pribahasa mengatakan "TAK KENAL MAKA TAK SAYANG", kami dari PT FABA INTERNATIONAL dengan produk COS-T pun menyadari bahwa jika client kami tidak diberikan kesempatan untuk melakukan observasi secara maksimal tentu tidak akan merasakan manfaat produk COS-T ini secara optimal.

COS-T vs Bad Habit

Perusahaan anda sedang mengalami krisis?
Sedang mencari cara untuk menghemat keuangan perusahaan Anda?
COS-T adalah salah satu solusinya, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda.
Untuk info lebih lanjut silahkan klik ke website kami di: www.fabatech.net

Bad Habit

Penghematan: Perlu Alat Kontrol

Penghematan seyogyanya bukan hanya slogan, perlu AKSI NYATA. Banyak hal yang bisa kita hemat walaupun nilai itu terlihat kecil. Bukankah orang bijak mengatakan "sedikit sedikit lama-lama jadi bukit" atau "perjalanan 5000 miles tetap dimulai dengan satu langkah pertama yang hanya 50 cm".
Nah, apa yang bisa kita hemat? Salah satunya biaya telepon kita? Apakah telepon yang kita pergunakan sudah efektif dan efisien?

Penghematan Dengan COS-T

Penghematan telepon jika diakumulasikan akan mencapai suatu nilai yang besar. Jadi lakukan suatu tindakan nyata, sebesar apapun rencana yang akan dijalankan tetap dimulai dari satu langkah tindakan nyata.